Berita

Wisasongko Minta Maaf dan Menandatangani MoU Dalam Forum Audiensi

Akhirnya Wisasongko menyampaikan permintaan maaf pada Rosy dan LPMS Ideas dalam audiensi tersebut.

Rosy Dewi Arianti Saptoyo, Reporter LPMS-Ideas Menyampaikan Kronologi Ancaman dan Intimindasi yang Dilakukan Wisasongko, PD III FS UJ
Foto: Winda C. Suryani/Ideas

Setelah diadakan forum audiensi terbuka oleh Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) kota Jember, Pembantu Dekan III (PD III) Fakutas Sastra Universitas Jember (FS UJ), Wisasongko akhirnya bertemu pihak Lembaga Pers Mahasiswa Sastra (LPMS Ideas), di Ruang Aula FS UJ pada Senin (13/10) kemarin. Dalam pertemuan itu, PPMI kota Jember menjadi fasilitator agenda audiensi terkait ancaman dan intimidasi yang dilakukan Wisasongko kepada reporter dan anggota LPMS Ideas, Rosy Dewi Arianti Saptoyo.

Agenda audiensi dimulai dengan pemaparan kronologi yang disampaikan oleh Wisasongko dan dilanjutkan dengan pemaparan kronologi yang disampaikan Rosy. Setelah pemaparan kronologi, pihak LPMS Ideas diwakili oleh Pemimpin Redaksi LPMS Ideas, Kholid Rafsanjani membacakan penjelasan atas kronologi yang dipaparkan Rosy. (Baca Juga: Kronologi Ancaman dan Intimidasi PD III Fakultas Sastra Terhadap Reporter LPMS Ideas)

Pemimpin Umum LPMS Ideas, Nurul Aini, menilai hingga penghujung agenda audiensi, Wisasongko dan LPMS Ideas belum menemukan titik temu. Terutama ketika Wisasongko tidak mengakui bahwa dirinya tidak mengatakan mengancam dan mengintimidasi Rosy, sebagaimana tertulis dalam kronologi.

“Antara Pak Wis dan Rosy, sebenarnya belum menemukan titik temu. Rosy tetap beranggapan bahwa yang dikatakan Rosy benar. Sementara Pak Wis juga mengatakan tidak mengintimidasi,” jelas Nurul kepada peserta audiensi.

Akhirnya Wisasongko menyampaikan permintaan maaf pada Rosy dan LPMS Ideas dalam audiensi tersebut. Namun LPMS Ideas dan PPMI kota Jember juga meminta Wisasongko untuk menandatangani pernyataan tertulis terkait permintaan maaf Wisasongko.

“Untuk minta maaf, LPMS dan PPMI sebenarnya sudah menyiapkan MoU (Memorandum of Understanding). Bahwa kami tidak mau kejadian semacam ini terjadi lagi. Baik itu kepada LPMS Ideas maupun teman-teman UKM dan HMJ lain. Jadi mungkin permintaan maaf tidak secara lisan, tapi kami menyiapkan MoU yang mungkin bisa ditandatangani oleh Wisasongko jika berkenan,” kata Nurul.

Akhirnya tepat pada pukul 17:01 WIB, Wisasongko membacakan MoU di hadapan peserta audiensi. Kemudian menandatangani perjanjian tersebut disaksikan oleh Dekan FS UJ, Haerus Salikin. Agenda audiensi pun ditutup dan Wisasongko bersalaman dengan Rosy, pengurus LPMS Ideas, dan PPMI Kota Jember.*

Komentari
To Top