Berita

Pawon Car Kalacer Memeriahkan Hatedu dengan Pesta Teater Kolektif dari Berbagai Daerah

Pementasan teater anatomi botol oleh teater Gelanggang pada Kamis malam (30/03). (Foto: Hamidah/Ideas)

Pawon car kalacer, sekelompok komunitas Jember dari teman-teman seniman mengadakan pementasan teater di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Jember. Acara ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 28-30 Maret 2017 untuk memperingati Hari Teater se-Dunia (Hatedu).

Acara Hatedu dimeriahkan dengan lima penampilan teater dari beberapa seniman. Beberapa penampil teater Hatedu yakni Teater Kuru Setra, Teater Lebus, Studi Teater Jember, Dan Teater Gelanggang.

Pawon car kalacer menyiapkan kegiatan dalam kurun waktu sebulan dengan kerjasama dari teman-teman pegiat teater dari berbagai daerah. Kegiatan ini diakukan dengan pembagian kerja secara kultural tanpa pembentukan panitia. “Dari keseluruhan ini memang kerja kolektif, memang tidak ada ketua panitia, dan ini bisa berubah statementnya,” ujar Fahmy Hilmy Abdillah salah satu inisiator acara.

Meskipun dengan keterbatasan dana, Fahmy merasa selama acara berlangsung tidak ada kesulitan apapun. Peserta  hanya diminta untuk menyumbangkan kue sebagai tiket masuk. Kue yang disumbangkan tersebut diberikan untuk konsumsi saat apresiasi. “Mengenai HTM hanya kue itu memang, dari penonton untuk penonton, karena kita juga ada keterbatasan dana,” ujar Fahmy. Teman-teman Pawon car klacer memperoleh dana untuk persiapan acara Hatedu dari  hasil mengamen dan juga sumbangan dari sablak sebagai hadiah untuk kuis setelah pementasan teater. “Sebelum acara itu terkumpul 710 ribu itupun dari hasil ngamen,” lanjutnya.

Dengan kondisi yang sangat terbatas, Pawon car kelacer mampu mewadahi para pegiat teater untuk memberikan ruang gerak dalam berekspresi. “Kita mewadahi, ini lho ada tempat buat teman-teman. Karena disini bukan festival bukan kompetisi yang saling melemahkan,” ujar Fahmy.

Fahmy berharap dengan adanya acara ini, dapat lebih meramaikan teater yang ada di Jember. “Saya yakin, banyak pegiat teater atau seniman yang membutuhkan wadah, tempat untuk mereka berkarya lagi,” ujar Fahmy. Pawon car kalacer, kata Fahmy, juga siap untuk menjadi wadah berekspresi bagi para pegiat teater.

Sorpot, salah seorang penonton acara Hatedu memberikan kesan positif terhadap acara ini. Ia merasa acara Hatedu dapat menjadi media pembelajaran yang baik untuk mahasiswa. “Acara ini bagus, ini juga bisa jadi pembelajaran pas tampil,” terang Sorpot. Ia juga berharap dengan diadakannya acara Hatedu ini, dapat membuat teater menjadi lebih baik. []

Komentari
To Top