Berita

Serambi Sastra Imasind, Anggap Hujan Tak Jadi Halangan

Musikalisasi Puisi dalam Serambi Sastra 1 di Pendopo Depan FIB pada 3 April 2017 (Foto: Ayu/Ideas)

Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (Imasind) menyelenggarakan Serambi Sastra pada 3 April 2017. Serambi sastra merupakan acara tahunan dari program kerja Devisi Laku Kreatif Imasind. Acara ini berlangsung di Pendopo Depan Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Berbeda dari rencana awal yang akan dilaksanakan di halaman depan FIB, Serambi sastra dipindahkan di Pendopo depan karena kendala hujan. “Soalnya rencana pertama itu kita akan tampil di depan fakultas tapi ternyata hujan dan kita memilih di pendopo,” ungkap Dian Novitasari selaku ketua panitia.

Dian menganggap hujan malam itu bukan sebagai sebuah kendala, karena dibalik adanya hujan justru membuat banyak mahasiswa yang selesai kuliah berteduh di pendopo sembari menonton Serambi Sastra. Acara ini dihadiri lebih dari 50 penonton. Bukan hanya mahasiswa Sastra Indonesia, penonton yang hadir juga dari Sastra Inggris dan Ilmu Sejarah. “Berkat hujan banyak yang datang, berteduh sekalian menyaksikan Serambi yang diadakan Imasind,” jelas Dian.

Dengan persiapan lebih dari dua minggu, Dian mengungkapkan Serambi Sastra tahun ini sudah cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun masih terdapat kendala seperti ketidaktepatan waktu berlangsungnya acara. Serambi Sastra yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB, baru dimulai pada pukul 20:30 WIB. “Molor waktu iya. Tadi sempat ditegur juga soalnya ada ujian,” jelas Dian.

Serangkaian acara dalam Serambi Sastra yakni pertunjukan teater, musikalisasi puisi dari Imasind, penampilan band Selimut Dingin dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, sesi baca puisi, penampilan grup gamelan Gamela Kyai Lemah Abang dari Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian UJ, dan diskusi dengan tema “Pengaplikasian Ide kreatif dalam Karya Sastra” yang disampaikan oleh Ahmad Siddiq Putra Yuda.

Sebagai pembuka acara, Teater Gelanggang bawakan kembali pertunjukan Anatomi Botol yang sudah pernah ditampilkan pada 30 Maret lalu pada acara Hari Teater Dunia (Baca juga: Pawon Car Kalacer Memeriahkan Hatedu dengan Pesta Teater Kolektif dari Berbagai Daerah)

Anatomi Botol oleh Teater Gelanggang dalam Serambi Sastra 1

Dian berharap melalui Serambi Sastra ini, Imasind dapat menampung kemampuan-kemampuan yang dimiliki baik di bidang puisi, teater, dan musik. “Semoga Imasind bisa menampung semua keahlian-keahlian yang sudah dimiliki dari seluruh anggota Imasind,” harap Dian.

Selain itu, salah satu peserta Serambi Sastra Ardiansyah Roufin Afandi juga memberikan tanggapan serta harapannya terhadap acara ini. Roufin merasa ada kekurangan dari panitia Serambi Sastra. Hujan menjadi kemungkinan penghambat acara Serambi sastra kurang lancar. “Acaranya bagus, tapi kurang dari penyelenggaranya. Ya kayak setengah-setengah, mungkin karena faktor hujan juga,” ujar Roufin.  Roufin berharap Serambi Sastra tahun berikutnya memiliki peningkatan baik dari panitia penyelenggara serta terhindar dari kendala lain seperti hujan. “Semoga acaranya ada peningkatanlah tahun depan, dari pihak penyelenggara juga,” harap Roufin.[]

Komentari
To Top