Berita

Delapan Minggu Pelaksanaan P2MABA Guna Mengoptimalkan Kedalaman Materi

Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (P2MABA) di Aula Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember pada Sabtu (30/09). (Foto: Anistya Sirin Humairoh/Sastra Inggris)

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UJ) kembali melaksanakan Pembinaan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (P2MABA) sejak Sabtu (23/09). Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Sabtu  selama delapan minggu. Sunarlan, selaku Wakil Dekan III FIB UJ mengungkapkan bahwa pelaksanaan P2MABA tersebut telah diatur oleh sistem yang disampaikan dalam rapat bersama rektorat.

Sunarlan menetapkan pelaksanaan P2MABA selama delapan minggu dimaksudkan agar sesuai dengan peraturan sistem dari Rektor dan Mahasiswa Baru (Maba) dapat secara optimal dalam menerima materi. “Hasil rapat dengan rektorat itu minimal delapan kali dan orientasinya adalah lebih pada pemberian materi itu,” ujar Sunarlan.

Metode pemberian materi P2MABA juga berbeda dari tahun sebelumnya. Materi yang diberikan diantaranya Pengenalan Dasar-Dasar Penulisan Karya Ilmiah, Pengenalan Program Kreatif Mahasiswa, dan Pengenalan Enterpreuneur. “Materi dipilih dari dosen yang berkompeten di bidang tertentu, kalau dulu kan maksimal bisa sosialisasi saja. Sekarang teman-teman bisa sosialisasi ditambah dengan kedalaman materi,” kata Sunarlan. Oleh karena itu, pemateri dipilih dari dosen yang berkompeten di bidang tertentu sesuai dengan bidangnya masing-masing, pemateri juga dibayar oleh fakultas.

Dana yang dikeluarkan oleh fakultas untuk P2MABA sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan kegiatan tersebut sehingga Maba tidak mengeluarkan biaya sedikitpun. “Tidak boleh memberatkan mahasiswa, sekecil apapun tidak boleh memberatkan mahasiswa,” kata Sunarlan. Sunarlan juga menegaskan untuk tidak memberatkan Maba dengan atribut. “Coba liat sana di fakultas lain tidak ada, hanya putih-putih, yang saya bolehkan itu hanyalah identitas itu,” ujar Sunarlan.

Pelaksanaan P2MABA selama delapan minggu tersebut, Sunarlan berharap Maba dapat lebih optimal dalam memahami materi. “Harapan saya adalah mahasiswa baru dapat lebih baguslah sumber dayanya” harap Sunarlan.[]

Komentari
To Top