Berita

Aturan delapan minggu pelaksanaan P2MABA tidak tertulis

Surat Peraturan Rektor Tahun Akademik 2017/2018 yang menjadi pedoman pelaksanaan PK2 dan P2MABA. (Foto: Ayu/Ideas)

Surat Peraturan Rektor Tahun Akademik 2017/2018 menjadi pedoman dalam pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (P2MABA) yang sedang dijalankan oleh seluruh fakultas di Universitas Jember (UJ). Kegiatan ini berlangsung pada semester gasal. Di dalam surat peraturan tersebut tidak tercantum jangka waktu P2MABA yang mengharuskan pelaksanaan selama delapan minggu.

Mohamad Jazuli, selaku Kepala Bagian Kemahasiswaan UJ menjelaskan mengenai pedoman pelaksanaan P2MABA yang tertulis dalam Surat Peraturan Rektor. Isi Surat Peraturan Rektor tahun 2017 masih sama dengan surat peraturan di tahun-tahun sebelumnya. “Yang tahun 2016, sama. Kegiatan P2MABA dilaksanakan pada semester gasal di hari Sabtu atau Minggu, pukul 7 sampai pukul 4 itu,” jelas Jazuli dengan membacakan ulang Bab IV pasal 6 butir 2 dalam Surat Peraturan Rektor Tahun Akademik 2016/2017.

Jazuli menjelaskan pemilihan hari Sabtu atau Minggu guna memberikan waktu istirahat kepada mahasiswa. Selain itu pemilihan salah satu hari libur tersebut juga dimaksudkan agar tidak mengganggu aktivitas mahasiswa dalam perkuliahan.“Nek Sabtu Minggu bareng full ya sakne anak-anak. Kan kamu butuh istirahat juga, sosialisasi juga, termasuk adik-adik Mahasiswa Baru,” jelas Jazuli.

Tentang peraturan pelaksanaan P2MABA selama delapan minggu, Jazuli mengungkapkan hal tersebut merupakan usulan Wakil Dekan III (WD III) pada saat rapat. Usulan tersebut disepakati oleh forum dan menjadi peraturan yang harus dijalankan dalam kegiatan P2MABA. “Kemarin itu, lupa saya tanggalnya, Wadek-wadek sepakat minimal 8 minggu maksimal 14,” ungkap Jazuli.

“Kesepakatan itu menjadi undang-undang bagi mereka. Nah perkara ada Wadek III yang menjalankan kurang dari atau lebih dari, ya beliau pasti akan memiliki argumen pertanggungjawaban,” kata Jazuli. Jazuli juga mengungkapkan bahwa ada fakultas yang bahkan melaksanakan P2MABA lebih dari batasan maksimal. “Ada yang kadung kesenengen, lebih dari 14 kali,” ungkap Jazuli.

Jazuli merasa pelaksanaan P2MABA selama delapan sampai empat belas minggu tersebut dapat membuat Mahasiswa Baru lebih mengenal fakultas masing-masing. “Empat bulan itu dirasa mahasiswa sudah cukuplah gitu kan,” ujar Jazuli.[]

Komentari
To Top