Berita

Mei Artanto ungkap kendala penanganan Perpustakaan FIB UJ

Tumpukan buku yang belum diinput kedalam komputer (Foto:Dewi/IDEAS)

Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya  Universitas Jember (FIB UJ) ditutup untuk sementara waktu karena adanya penataan ulang perpustakaan. Mei Artanto selaku ketua panitia penataan ulang  menjelaskan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki bukan seorang pustakawan dan perlu pelatihan khusus. “Nah sedangkan SDM di sini  yang memang fokus dalam pustakawan memang belum ada,“ jelas Mei.

Pustakawan dari Perpustakaan Pusat UJ didatangkan untuk melatih panitia penataan ulang Perpustakaan FIB. “Lima hari kita dilatih semua. Klasifikasi, terus kemudian pelebelan, input data hingga penyusunan di rak,” jelas Mei. Menurutnya, waktu yang diberikan tidak mencukupi. Pada akhirnya masa penataan ulang koleksi perpustakaan diperpanjang hingga 30 Mei 2018.

Mei menjelaskan penataan perpustakaan bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dalam mencari buku yang diinginkan. Setiap buku akan terdapat barcode yang dapat discan otomatis oleh komputer. “Misalkan nomornya 410 nanti dicari di situ dia ingin meminjam tinggal masuk aja ke sistem peminjaman di komputer, barcode data secara otomatis akan terdeteksi,“ jelas Mei.

Panitia penataan perpustakaan mengarahkan mahasiswa yang hendak meminjam buku agar ke perpustakaan pusat. “Jangan sampai seakan-akan kita yang berkerja di sini juga diposisikan sebagai yang salah artinya yang salah itu membuat kondisi tidak memudahkan mahasiswa,“ lanjut Mei.

Ia berharap dengan adanya penataan ulang perpustakaan ini, minat baca mahasiswa semakin meningkat, karena mahasiswa akan dimudahkan dalam meminjam dan membaca buku. “Tentu ini demi mahasiswa. Jadi minat baca mahasiswa jauh lebih meningkat. Mahasiswa yang akan mengembalikan itu langsung ke petugasnya, jadi enak mahasiswa tidak perlu menaruh sendiri,” jelas Mei.

Komentari
To Top