Berita

BEM UJ siapkan kartu kuning untuk Rektor

Suasana Rapat Konsolidasi di Sekretariat BEM UJ (Foto: Dewi/IDEAS)

Sabtu, (3/3) bertempat di Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jember (BEM UJ), Alvian  Zaenal Ansori selaku Ketua Badan Advokasi BEM UJ memimpin pertemuan dalam Rapat Konsolidasi. Sekitar dua puluh orang yang hadir adalah perwakilan dari beberapa BEM Fakultas dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM). Pada undangan yang disebarkan, BEM UJ akan melaksanakan hearing ke Rektorat.

Hearing yang dimaksud adalah audiensi antara mahasiswa dengan Rektor. Tujuannya agar mahasiswa dapat mengutarakan aspirasinya langsung kepada Rektor UJ. “Audiensi adalah untuk mempertanyakan kejelasan universitas dalam melakukan kebijakan. Jadi hearing ini sebenarnya bukan aksi ya, jadi cuman mendengarkan pihak Universitas Jember,” ujar Alvian kepada peserta forum.

Ada empat isu pembahasan dalam rapat tersebut. Transparansi kebijakan rektorat, arah kebijakan pembangunan, transparansi keuangan rektorat, dan UJ menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Pada kesempatan itu Alivian meminta LPM untuk mengawal apa yang dilakukan BEM UJ. “Media terus memblow-up ini sebagai headline news ya,” pinta Alvian. Menurut penjelasan Alvian, hal ini merupakan langkah pertama untuk mengawal isu yang dibawa ke Rektorat.

Selanjutnya BEM UJ akan melakukan manajemen aksi. “Mungkin kami akan memberi kartu merah atau kartu kuning buat rektor gitu ya, kemudian akan diolah oleh media bahwasanya rektor perlu hati-hati terhadap kebijakan yang diterapkan,” tukas Alvian.

Namun, menurut Rizaldi Abdillah salah satu peserta forim perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa Pusat Tegalboto, empat isu pembahasan yang paparkan memerlukan pembahasan ulang. “Saya mengapresiasi rencana BEM UJ untuk melakukan Hearing ke Rektorat, namun yang perlu kita ambil yaitu sikap. Saya sendiri belum paham kenapa sih BLU ini ada,” ujarnya.

Rizaldi mengatakan bahwa saat Hearing dilaksanakan tidak hanya proses mendengarkan. “Akhirnya akan ketemu baiknya seperti apa setelah kita melakukan diskusi dengan pihak rektorat,” ungkapnya.

Forum diakhiri dengan kesepakatan bahwa BEM UJ akan mengadakan pertemuan kembali bersama BEM Fakultas dan LPM.[]

Komentari
To Top