Berita

Komunitas Tanah Liat kecewa atas pembatalan Kuliah Umum bersama Saut Situmorang di FIB

Suasana Diskusi Publik di Gedung KAUJE pada (20/03). (Foto: Ulfa/Ideas)

Pihak birokrasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember (FIB UJ) membatalkan kuliah umum bersama Saut Situmorang, seorang penyair dan kritikus sastra yang akan dilaksanakan pada Selasa (20/03) di Ruang Aula FIB. Pembatalan tersebut diumumkan melalui akun facebook Kemahasiswaan Ilmu Budaya pada Selasa, (20/03) pukul 07:33 WIB.

Awalnya acara bersama Saut Situmorang akan dilaksanakan di dua tempat, yakni Diskusi Publik di Gedung Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) dan Kuliah Umum di Ruang Aula FIB. Namun, karena ada pembatalan dari pihak FIB akhirnya acara bersama Saut hanya dilaksanakan di Gedung KAUJE.

Acara Kuliah Umum tersebut telah disepakati oleh pihak birokrasi FIB dan komunitas tanah liat, selaku pihak yang mengundang Saut Situmorang.

Alif Raung Firdaus selaku salah satu penggagas dari komunitas tanah liat mengungkapkan  bahwa alasan yang diberikan pihak birokrasi FIB membatalkan acara tersebut, karena menganggap Saut Situmorang sebagai komunis. “Alasannya lihat di google ada foto Saut pakai kaos palu arit,” ungkap Alif. Palu arit adalah lambang dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ia merasa kecewa terhadap pembatalan yang dilakukan pihak FIB, karena acara tersebut telah disepakati oleh kedua belah pihak. “Yang jelas kami kecewa, karena kesepakatan untuk melaksanakan acara kuliah umum ini dilakukan bersama kami, pihak yang mengundang,” jelasnya.

Menurutnya pembatalan kuliah umum yang dilakukan pihak FIB tidak sesuai dengan etika akademis. ”Kendati tidak ada kesepakatan tertulis, pembatalan sepihak dari birokrasi kampus bagi kami sudah menodai etika akademis,” jelas Alif.

Setelah reporter persmaideas.com mengonfirmasi pada Saut Situmorang, ia membenarkan bahwa alasan yang diberikan pihak FIB terkait pembatalan kuliah umum tersebut yaitu anggapan pihak FIB bahwa Saut adalah seorang komunis.

Saut menganggap alasan yang diberikan pihak FIB tidak jelas. “Ya dibuat-buat lah. Emang aku PKI? Intinya alasan mereka tidak jelas,” kata Saut. []

Komentari
To Top